Posted on December 28th, 2011
Seperti yang dibilang Pak Andrie Wongso, “Sukses hari ini adalah masa lalu”. Kesuksesan hari ini tidak ada artinya buat hari esok. Harus segera dilihat lagi, ke depannya akan seperti apa? Apakah tantangannya masih sama, atau sudah berubah? Apakah ada sesuatu yang baru? Apakah ada perubahan yang demikian signifikan? atau hanya berubah sedikit?
Begitu juga dengan XL saat ini, sudah relatif cukup sukses. Tapi kesuksesan itu sudah menjadi masa lalu. Dunia sudah berubah sekarang. Bahkan perubahan itu lebih cepat dari yang kita perkirakan. Tentunya, mau tidak mau, harus berubah kalau mau menggapai sukses di masa depan.
Mudah atau tidak? Tidak mudah. Kalau hanya sekedar berubah saja tidak cukup. Harus berubah secara signifikan, transformasi. Karena perubahan dunia saat ini sangat cepat, memaksa kita untuk berubah. Kalau hanya mengikuti pasar, itu cuma “perubahan kecil”, “change”. Jangan sampai nanti ketika kita sudah berubah mengikuti pasar, saat itu pasar sudah berubah lagi. Harus bisa antisipasi ke depan, selangkah lebih maju. Berada lebih depan dari pasar, sehingga ketika nanti pasarnya sudah ada, kita sudah siap.
Sebagai contoh, untuk yang suka bepergian, misalnya biasa pakai bis non-AC lalu berubah jadi pakai bis AC atau kereta AC, itu masih sekedar “change”. Tapi kalau berubah jadi naik pesawat, itu baru signifikan. Atau, secara tiba-tiba orang tidak lagi mau naik kendaraan pribadi karena ingin naik MRT (mass rapid transportation), itu baru namanya transformasi. Mindset-nya berubah.
Contoh lainnya, yaitu dalam XL sendiri. Seiring perubahan pasar, maka perlu ada perubahan strategi perusahaan. Selain itu, juga perlu ada perubahan budaya kerja (culture) dan pola pikir (mindset) agar selaras. XL yang dulu direpresentasikan sebagai cheetah pun sekarang tidak cukup lagi. Harus bertransformasi menjadi digital cheetah untuk mengejar pasar yang semakin dikuasai oleh para C-Gen, di mana layanan data lebih dominan serta layanan voice dan SMS semakin ditinggalkan.
Karena perubahan pasar yang cepat ini pula, kita tidak boleh terlambat. Kalau terlambat untuk berubah, maka tidak akan bisa mengejar perubahan itu. Jadi kita juga harus peka melihat perubahan yang terjadi di dunia. Lalu segera bereaksi terhadap perubahan itu. Bergerak selangkah lebih maju untuk mengantisipasi perubahan yang terjadi di masa depan. (HS)
Salam Pak Hasnul, mengomentari tulisan Bapak tentang perlunya perubahan.. menurut pandangan saya, seharusnya operator selular seharusnya juga mulai berubah untuk melakukan “maintain” terhadap customer lama.. karena jangan sampai pelanggan lama merasa “terpaksa” menggunakan produk XL.
menurut pengamatan saya (tidak tahu betul atau tidak), hampir semua promo ditujukan untuk pelanggan baru yg notabene blm jelas kadar “kesetiaan-nya”. sedangkan pelanggan lama yang sudah “terlanjur setia” sepertinya banyak yang tidak diperhatikan lagi.
Memang alasan orang untuk “setia” adalah berbagai macam, mungkin paling besar atau yang saya alamai adalah nomor saya sudah “terlanjur” dikenal banyak orang. tp kalau ini terus yang dipakai dalih untuk tidak memperhatikan pelanggan lama, maka yang timbul adalah “keterpaksaan” yang berkepanjangan yang akhirnya akan terjadi “penambahan nomor baru”. mungkin tipikal orang seperti saya yang masih “price sensitive” juga banyak. jadi mohon sekali untuk memperhatikan dan meningkatkan kembali “share of wallet” pelanggan lama seperti saya.
Sekali lagi itu hanya pendapat saya, tp kalau diperhatikan, seharusnya banyak juga yang merasakan hal yang seperti saya alami.
Terimakasih
Salam Hormat
Terima kasih atas opini dan masukannya, Pak Rusdi Ishaq.
Kesuksesan hari ini adalah bekal untuk meraih kesuksesan esok hari dan kegagalan hari ini adalah semangat untuk meraih kesuksesan esok hari.
Salam kenal dari Rumah Persahabatan
Salam kenal kembali untuk Rumah Persahabatan. Terima kasih atas opininya yang inspiratif, biluping.
Setuju pak Hasnul, disebut perubahan sebenarnya karena sebelumnya ada ketetapan. Dari A menjadi A+ plus bisa disebut juga sebagai perubahan, tapi XL akan lebih maju jika transformasi mindset bisa menimbulkan dari “tidak ada” menjadi ada. Menghadirkan sesuatu yang really something New untuk pelanggan XL. Maju terus XL !!
Benar, Kurni 3010. Yang dibutuhkan bukan sekedar perubahan, tapi transformasi. Terima kasih atas komentarnya.
Setuju Pak Hasnul…Orang yang mampu bertahan hidup adalah orang yg cepat beradaptasi dgn segala perubahan..
salam transformasi..
Terima kasih atas komentarnya, AR. Salam transformasi.
perubahan itu harus, dan itu merupakan kodrat manusia. jika dilihat sejak lahir hingga sekarang, pasti kita memiliki perubahan. yang terpenting adalah bagaimana kita mengontrol perubahan itu apakah baik atau buruk
Tentunya kita semua mengharapkan perubahan yang baik dan positif. Akan lebih baik lagi jika perubahannya cukup signifikan. Terima kasih atas opininya, Pak Adi Pradana.
Betul sekali pak, semua harus bertransformasi mengikuti perkembangan jaman agar tidak tertinggal apalagi NDESO hehehehehe
Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, Adhit.
Betul sekali P Hasnul dan sangat setuju
“Our eyes r placed in front bcause it is more important to look ahead than to look back” semakin tajam kita melihat kedepan semakin terang jalan yg akan dilalui untuk mencapai tujuan
Trima kasih banyak pencerahannya, salam…..
Terima kasih telah meluangkan waktu untuk berbagi opini, D’Bowo’s.
Pak hasnul, setuju dgn istilah transformasi utk mengalami pembaharuan demi pembaharuan dab dalam halnya xl bertumbuh menjadi provider yg makin tangguh. Tetapi mungkin perlu di pertegas pak transformasi seperti apa yg di maksud sebagai transformasi dalam artian perusahaan sebesar xl. Transformasi ini berarti bukan hanya keluar tetapi juga ke dalam ke internal xl sendiri. Karena sukses keluar tidak terlepas dari sukses yg terjadi didalam perusahaan menurut saya. Transformasi inipun bisa memberikan arti bukan hanya kata perubahan, tetapi bisa berarti mengalami pertukaran, pergantian yg mencakup banyak hal termasuk juga proses proses yg terjadi , sistem, team kerja, orientasi bisnis yg sudah lebih dahulu melangkah kepada data dll. Tidak mudah seperti kata bapak, tetapi begitu dilakukan akan terasa manfaatnya kemudian. Sekedar saran dan masukkan saja pak semoga bermanfaat.
Terima kasih banyak untuk masukannya, Pak Iwan. Sudah pasti bukan hal yang mudah untuk melakukan transformasi dalam skala perusahaan yang tidak kecil. Tapi kita tetap harus melakukan yang terbaik agar proses transformasi sukses.
“Abad ini yang dikatakan orang-orang buta huruf adalah mereka yang tidak siap menghadapi perubahan” by Alvin Toffler penulis FUTURE SHOCK.
Oleh karena itu sistem pendidikan di barat sudah sejak lama mempersiapkan tersebut, hal sederhana yaitu saat pergantian pelajaran, siswa yang bergerak mencari kelas, bukan guru yang mencari kelas. Hal ini melatih siswa untuk memiliki kemampuan beradaptasi untuk perubahan dan gerak. Sementara di Indonesia itu dilakukan saat kita di perguruan tinggi.
Untuk bidang telekomunikasi maka perubahan itu akan menyangkut tiga hal :
“Know our topology, Know our technology and Know our traffic”
“Kenali topologi kita, Kenali teknologi kita dan Kenali trafik kita”
Salam sukses untuk Pak Hasnul.
Setuju, Pak David. Kita harus siap untuk menghadapi perubahan. Terima kasih dan salam sukses kembali.
Selamat siang Pak Hasnul,
Ngomong2 transformasi, sekarang banyak perusahaan yang mendengung-dengungkan transformasi dengan tujuan untuk menjadi lebih baik, visinya bisa menjadi big nasional company ataupun world class company.
Semoga perusahaan yang dinahkodai Pak Hasnul selalu responsif dalam persaingan yang sangat ketat ini. Semoga pelanggan XL juga mendapatkan manfaatnya dari proses transformasi itu. Kalau sudah broadband 3G atau HSDPA mungkin telepon sudah via internet saja. Sekarang pakai ipad sudah bisa voip dengan jaringan XL tanpa putus2. Makasih pak… Top..
Oke Champ..
Terima kasih atas komentarnya, Pak Ardian Eko.
Saya setuju pendapat Bapak, tulisan ini sangat memacu saya untuk bisa lebih cepat lagi bergerak dalam bisnis saya.
Thx
Terima kasih atas komentarnya, Pak Bambang W.
Saya sangat setuju dengan pemikiran Bapak.
Orang bijak mengatakan, yang abadi adalah perubahan.
Dan pada abad ke-6 M, Sejarah telah membuktikan kesuksesan perubahan yang fenomal, yang dikenal dengan peristiwa Hijr.
Semoga kita dapat melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
Sukses untuk kita semua Pak…
Jika kita tidak mengikuti perubahan dunia, maka kita akan tertinggal. Terima kasih atas kunjungannya, Pak Reza Abdali.
Saya setuju Pak Hasnul..
“Tapi kesuksesan itu sudah menjadi masa lalu.” Menurut saya kalimat tersebut besar maknanya. Sehingga kita seharusnya tidak akan berdiam diri dengan apa yang sudah kita raih saat ini. Terus bergerak untuk menggapai mimpi-mimpi baru.Karena buat saya hidup itu berawal dari mimpi.
Terima kasih Pak. Sukses selalu untuk Bapak
Pak Tonny, terima kasih atas komentarnya. Kita harus terus bergerak maju agar tidak terjebak dengan kesuksesan masa lalu.
Betul sekali Pak, kalo kita tidak mengikuti perubahan kita akan digilas perubahan.
Selamat tahun baru 2012, semoga Pak Hasnul sehat dan sukses selalu.
Selamat tahun baru 2012. Terima kasih atas komentar dan doanya, Alris. Semoga Anda sehat dan sukses juga.
perubahan sangat penting sekali? alam saja sudah melakukan perubahannya? knp kita manusia tidak melakukan perubahan? tidak hanya adanya perubahan fisik tubuh? tetapi perubahan sikap/perilaku, amal ibadah, dan cara berfikir?
selama perubahan itu membawa positif bagi orang tersebut bahkan bagi lingkungan disekitarnya.
perubahan itu merupakan proses? dalam proses perubahan tsb dimulai dari seberapa besar keinginan seseorang untuk melakukan perubahan yg positif, baru memikirkan cara untuk melakukan perubahan, serta comitmen/disiplin dalam hal menjalani perubahan tersebut?
jadi perubahan tsb bukan pekerjaan dlm sehari selesai, hendaknya perubahan tsb dijadikan habbit/kebiasaan sehari-hari.
saat ini saya masih dalam hal perbaikan kualitas diri? sekian sharing dari saya, smoga bermanfaat.
Terima kasih untuk sharing-nya, Mirza. Semoga bermanfaat untuk pembaca.
halo pak hasnul
Terima kasih sudah mampir ke blog ini, sadfs.
Salam kenal Pak Hasnul.
Saya baru tahu dan membaca blog Bapak hari ini, ternyata materi-materinya bagus, beberapa materi belum pernah saya dapatkan dari manapun dan membuka wawasan baru bagi saya, salam sukses Pak Hasnul, saya tunggu atikel selanjutnya.
Salam kenal juga, Pak/Ibu Azmi. Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini.
Terima kasih Pak Hasnul atas kepedulian bapak menangani keluhan pengguna xl sebelumnya.