Pintar-pintarlah Mengatur Waktu

Posted on October 19th, 2010

Comment: 25 Comments »

Manajemen waktu merupakan salah satu topik yang selalu  dibahas  dalam konsep manajemen, baik itu dalam forum-forum diskusi maupun dalam litetarur tentang kepemimpinan.

Saya jadi berpikir, kenapa waktu menjadi penting dalam manajemen perusahaan. Orang selalu bilang, kalau seorang sudah menempati jenjang karir puncak seperti Manager apalagi Presiden Direktur, waktu luangnya makin sedikit karena terlalu sibuk dengan urusan kantor.

Setelah saya perhatikan dan membaca buku tentang kepemimpinan, ternyata tidak semua  waktu habis karena mengurus perusahaan saja. Tapi lebih banyak ke sana kemari, ketemu orang, diskusi dan merespon komplain pelanggan. Kerjaan sendiri, tidak terlalu banyak untuk perusahaan.

Kalau  perhatikan jadwal saya, sebelum puasa Ramadhan  bulan lalu, relatif kerjaan saya lebih banyak rapat direksi. Dan kalau perlu sesuatu, saya undang Board of Director (BOD) di ruang kerja saya untuk  mendiskusikan suatu hal, kira-kira butuh waktu paling lama satu jam, setelah itu mereka kembali kepekerjaan masing-masing.

Berdasarkan pengalaman saya, ternyata menjadi pemimpin perusahaan itu, kerjanya hanya sekitar 15 sampai 20 persen riil buat perusahaan. Sisanya meeting di berbagai tempat, menjadi pembicara di sejumlah  forum atau acara, melayani keluhan pelanggan, update teknologi dan sebagainya. Ini memang bagian dari pekerjaan, tapi ini bukan agenda utama.

Namun tetap aja kita harus pintar-pintar mengatur waktu agar semua agenda yang sudah kita buat bisa terlaksana dengan baik termasuk menghadiri undangan dari berbagai pihak.  Disinilah pentingnya penerapan manajemen waktu.

Manajemen waktu itu meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan produktivitas waktu.  Dalam sebuah litetarur saya pernah saya baca, waktu menjadi salah satu sumber daya unjuk kerja. Waktu harus dikelola secara efektif dan efisien.

Pekerjaan yang hendak dikerjakan sebaiknya dibuat agenda secara tertulis. Ini akan menjadi pedoman dan arah bahkan pengawasan terhadap waktu. Untuk urusan jadwal kegiatan, saya percayakan sepenuhnya ke sekretaris untuk mengaturnya. 

Nah bagaimana cara mengatur waktu?. Saya suka datang ke kantor, pagi-pagi sekali sekitar jam 7 WIB, karena kalau diatas jam 8 orang udah banyak yang lalu lalang ke ruang kerja saya menanyakan hal-hal yang penting.

Jadi saya usahakan pekerjaan yang  mungkin bagi orang lain tidak terlalu penting saya selesaikan di pagi hari. Jadi ketika masuk jam 8, semua dokumen  yang ada di meja sudah saya selesaikan. 

Demikian juga email yang masuk, saya usahakan respon atau dijawab di pagi hari.  Bahkan kadang-kadang saya ngerjain  dalam perjalanan menuju kantor. Jadi begitu jam 8 sudah lumayan santai menerima tamu atau mengikuti kegiatan di luar kantor. Makanya saya pulang tidak terlalu larut malam, saya pulang biasanya jam 5, 6 paling lambat  jam 7 malam. Itu satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam mengatur waktu.

Selain mengatur  waktu untuk kerjaan di kantor,  saya juga harus meluangkan waktu buat keluarga di rumah. Caranya, sederhana aja, saya biasanya ngumpul  dengan keluarga di akhir pekan (Sabtu-Minggu).  Kesempatan libur akhir pekan ini saya manfaatkan biasanya main golf bersama anak saya. Kadang juga pergi makan bersama. Pulang kantor juga, saya selalu usahakan makan malam bersama keluarga di rumah.

Dengan  mengatur sebaik-baiknya,  Alhamdulillah, semua berjalan lancar agenda kantor berjalan lancar demikian pula agenda keluarga. Tiap orang pasti punya cara tersendiri mengatur waktu masing-masing, tapi jangan sampai kita membiarkan waktu berlalu begitu aja tanpa karya, karena waktu itu tidak bisa diputar kembali. ***

 

25 Responses to “Pintar-pintarlah Mengatur Waktu”

  1. Suraj says:

    Sepakat pak… :-)
    Masa depan kita adalah apa yang selalu kita lakukan sekarang.
    So??
    Selalu lakukan yang terbaik dengan apa yang kita bisa, dengan apa yang kita punya, dengan waktu yang ada dimanapun kita berada.

    • Hasnul Suhaimi says:

      Pak Surat,
      Betul sekali masa depan kita adalah apa yang kita lakukan sekarang, karena sebaiknya berusaha memaksimalkan waktu dengan sebaik-baiknya. Terimakasih.

      • Dedi Setiadi says:

        Luar biasa pak Hasnul, saya banyak belajar dari orang-orang yang sukses diberbagai bidang, semua tidak terlepas dari manajemen waktu dan berkarya yang tiada habisnya. kami di industri franchise high end laundry (www.dressedlaundry.com), banyak belajar dari kawan-kawan professional dengan konsep manajemen dan inovasi-inovasi mereka yang luar biasa dalam berkarya…salam sukses selalu Pak..

  2. Alris says:

    Inspiratif sekali, Pak Hasnul. Tulisan Bapak ini memotivasi saya untuk memperbaiki manajemen waktu saya. Sukses selalu.

  3. avni says:

    Well, bagaimana kalau kita berada di lingkungan dengan manajemen waktu yang buruk? Seakan-akan semua perencanaan yang tadinya tersusun dengan baik, lalu dimentahkan dan menjadi amburadul…
    Saya pikir selain manajemen waktu, butuh juga alternatif rencana… terutama untuk orang-orang yang masih bekerja di bawah aturan orang lain :)
    Bagaimanapun thank for sharing… apalagi akhir-akhir ini saya sering berharap satu hari lebih dari 24 jam (menunjukkan manajemen waktu saya yang masih buruk ^^)

    • Hasnul Suhaimi says:

      Ibu Avni,

      Posting saya kali ini lebih diarahkan ke manajemen waktu secara personal, berdasarkan pengalaman saya baik ketika di kantor maupun di keluarga. Yang lain pasti punya cara berbeda untuk mengatur waktu masing-masing.

      Mengatur waktu tidak hanya diperlukan ketika masih status sebagai pekerja, atau jadi pemimpin. Dimana pun kita beraktivitas, kita sebaiknya bisa mengatur waktu dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai karena lingkungan kerja kita yang pengaturan waktunya belum teratur, sehingga ikutan-ikutan juga dengan situasi itu. Ini sangat tidak bermanfaat bagi masa depan Anda, karena apa yang kita lakukan saat ini akan menjadi cerminan masa depan kita.

      Sebaliknya, jika Anda bisa mengatur waktu dengan sebaik-baiknya, itu akan menjadi contoh bagi yang karyawan lainnya dilingkungan Anda bekerja.

      Begitu pentingnya aspek manajemen waktu ini, kemudian timbul sebuah idiom yang terkenal bahwa waktu adalah emas; waktu adalah uang. Bahkan Allah dalam Alquran berjanji demi “Waktu”. Merugilah orang-orang yang tidak mengatur waktu dengan sebaik-baiknya.

      Ini sedikit tips sederhana mengatur waktu:

      1. buatlah perencanaan waktu, tentang apa yang Anda lakukan setiap saat dan buatlah planning skala prioritas dan non prioritas.
      2. Kerjakanlah sesuatu berdasarkan skala prioritas. Anda harus tahu kapan suatu tugas harus diselesaikan dan tugas mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
      3. Ketahui berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas. Ini akan menuntut Anda untuk bersikap realistis terhadap rencana dan tugas-tugas.
      4. Anda tak dapat mengerjakan dua tugas dalam satu waktu yang bersamaan. Kuncinya adalah manajemen waktu adalah fokus pada suatu aktivitas.
      5. Tahan godaan untuk mengerjakan hal-hal yang kecil namun menyita waktu, usahakan tetap fokus pada apa yang kita sedang kerjakan.
      6. Bersikap efisien. Tak perlu menghabiskan waktu untuk merumit-rumitkan sesuatu. Jika suatu pekerjaan bisa dibikin sederhana, mengapa harus dibuat sulit.

      Semoga bermanfaat.

  4. kurniasepta says:

    memang kita kayak roda, terus berputar dengan rutinitas dan aktivitas, yang terpenting adalah bagaimana kita mengatur waktu dan menyeimbangkan dengan yg lain :D

  5. Alris says:

    Membaca tulisan Pak Hasnul kali ini telah membuat saya untuk segera membuat jadual tertulis. Beberapa bulan ini saya tidak punya pengaturan waktu yang jelas. Ternyata ditulis, kegiatan apa yang akan kita lakukan akan lebih terpantau hasilnya.

    • Hasnul Suhaimi says:

      Pak Alris,

      Ya, sebaiknya dibuat jadwal secara tertulis, sehingga menjadi panduan untuk mengerjakan suatu tugas pekerjaan, termasuk mengevaluasi hasilnya.

  6. Herry says:

    Salam Pak Hasnul

    Saya ingin mengajukan proposal kerjasama dengan XL. Apa boleh proposal dikirimkan melalui e-mail ? Kalo boleh bisa berikan e-mailnya ?

    Bisa juga hubungi saya via e-mail :
    sunset@reader.chip.co.id

    Terima Kasih

  7. Hasnul Suhaimi says:

    Pak Herry,

    Boleh, silakan kirim email ini : corpcomm@xl.co.id

    Terima kasih

  8. Pak Hasnul, Soal waktu menarik sekali untuk dibahas. di tempat saya kerja sebenarnya waktu bukan sesuatu hal yang harus, tetapi delivery harus diperhatikan.

    Tapi rasanya kita kehabisan waktu dengan sesuatu yang selalu “keep changes” sehingga jadinya belum tentu dapat kerja dari jam 8 pagi – 5 sore (8 jam). Demikian juga dengan di weekend, terkadang perlu juga handle untuk pelanggan.

    Rasanya perlu belajar banyak supaya kita dapat menggunakan waktu dengan baik. Bukan mengatur waktu.
    Karena waktu pasti dan terus berlalu …

    • Hasnul Suhaimi says:

      Pak Rimansyah, terimakasih atas komentar dan sharingnya. Dengan mengatur dengan sebaik-baiknya, Insya Allah kita memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien.

  9. ilham says:

    Assalamu’alaikum

    Dear Bapak,

    Setuju utuk selalu menghargai waktu dengan cara mengatur waktu secara efektif dan efisien,,

    demi masa, sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi, kecuali bagi mereka yang beriman dan saling nasehat-menasehati dalam kebenaran dan kesabaran (Al ashr)

    semoga dengan kemampuan memanaje waktu kita dapat tawazzun dalam memanage kepentingan dunia dan akhirat, amiiin

    terima kasih, saya akan ingat selalu kata2 bapak untuk selalu berfilosofi seperti air, menguap setinggi2 nya ke langit kemudian turun kembali menjadi hujan (rahmatan lil ‘alamiin)

    wassalamu’alaikum,,,

    • Hasnul Suhaimi says:

      Pak Ilham,

      Wassalam,

      Terimakasih atas kutipan ayat suci dan komentarnya yang menarik. Semoga posting saya bermanfaat.

  10. -Craftsman- says:

    Dear pak HS,

    Ingat masa kuliah, setiap hari dituntut menyelesaikan minimal dua case study. Artinya dalam waktu seminggu minimal 20 journal (wajib) harus di baca. Sabtu dan minggu pun digunakan untuk group discussion. Pada saat itu secara berlahan muncul feeling rush antara pekerjaan, study dan keluarga. Mengapa ada sebagian teman yang sangat santai menghadapi hal tersebut. Pelan-pelan berguru dari mereka, ternyata sang guru mampu menggunakan waktu transisinya (optimize transition time). Dalam blog ini waktu yang digunakan pak HS antara jam 7.00 – 8.00.

  11. Andhika says:

    Saya setuju dengan tulisan bapak dan ingin belajar untuk mengaplikasikannya. Beberapa minggu kemaren Klien saya memberi masukan kepada saya tentang manajemen waktu, karena saya termasuk orang yang lemah dalam hal itu (sangat lemah).
    Waktu adalah salah satu hal yang bisa membuat kita sukses ataupun gagal :)

  12. Hasnul Suhaimi says:

    Pak Andhika
    Terimakasih atas komentarnya, semoga posting saya bermanfaat.

  13. Dike Badawi (Padang) says:

    Setuju Bana Pak,
    Apa yang telah bapak lakukan menjadi inspirasi bagi saya dan kaum muda yang lainnya untuk bisa mencontoh kesuksesan bapak.
    Saya lihat sekarang ini sangat jarang ada level seorang CEO perusahaan besar memiliki web atau blog yang bisa berinteraksi dan sharing dengan kami masyarakat umum atau pelanggan. Bapak dapat menjadi contoh bagi kami dan pemimpin lainnya.
    Sukses dan sehat selalu Pak.
    Kalau bisa bapak sharing ilmu dan pengalaman di Padang Pak sekalian pulang kampung

  14. Hasnul Suhaimi says:

    Pak Dike,
    Terima kasih atas apresiasinya, semoga posting saya bermanfaat. Insya Allah kapan-kapan.

  15. eri says:

    Mantap Pak Hasnul !!!

Leave a Reply