Posted on October 19th, 2011
Sebelumnya, saya sudah berbagi melalui tulisan saya tentang bagaimana bekerja sama dan bekerja bersama-sama. Sekarang mungkin saatnya kita bertukar pikiran. Mungkin Anda memiliki tips, ide, atau sekedar opini mengenai bekerja bersama-sama. Atau bahkan Anda punya pengalaman menarik terkait bekerja bersama? Mungkin bisa menginspirasi dan bermanfaat bagi pembaca.
Sebagai bentuk apresiasi, saya akan memilih 2 tulisan terbaik yang berhak untuk mendapatkan hadiah menarik dari XL berupa 2 unit ponsel.
Saya menunggu kiriman tulisan Anda sampai batas akhir pada 30 November 2011. Tulisan Anda boleh diposting di blog masing-masing, atau di kolom komentar blog saya ini dengan mencantumkan nama lengkap, email, serta nomor ponsel. Nomor ponsel tidak akan dipublikasikan untuk menjaga privasi Anda. Untuk yang menulis di blog masing-masing, tolong berikan link tulisannya di blog saya ini. Pemenang akan diumumkan pada 7 Desember 2011.
Terima kasih.
Bapak memang hebat, creative leader. Tidak salah saya vote Bapak sebagai nominator ABLA. I think you’are one of the best leaders in Indonesia.
Congratulation ya Pak Hasnul.
Saya teringat hal sederhana tetapi berdampak luar biasa yang dilakukan Bpk Cacuk saat mentranformasi telkom dari perumtel menjadi PT. Mengubah Nomor Induk Karyawan, semula berdasarkan tahun masuk kerja menjadi tahun kelahiran karyawan. Hal ini mengikis sifat senioritas. Saat anak muda menjadi pimpinan yang timbul rasa hormat tetapi tetap profesionalitas, dan demikian juga orang tua yang dipimpin timbul rasa bangga dan kagum.
Betapa kami yang usia belasan tahun, saat itu belajar di STM Telkom disambut hangat oleh seluruh keluarga besar Telkom saat kami PKL di seluruh kandatel telkom
Apakah mungkin diperusahaan Pak Hasnul pimpin, Nomor Induk Karyawan diganti berdasarkan no pin BB ? hehehe, oleh karena itu XL wajib membagi Blackberry ke setiap karyawan.
Salam “SATU HATI” dan Salam Sukses untuk Pak Hasnul dan Keluarga Besar XL.
Tantangan yang menarik,sekali Pak Hasnul.
Jadi terpecut untuk bikin tulisan mengenai pengalaman Bekerja sama ..
mungkin ini bentuk komunikasi dua arah dari aktifitas Blog Pak Hasnul..hehe,, Salut pokoknya dengan ide Ini,,
Pak Hasnul merupakan Role Model yang tepat buat saya..semoga bisa belajar banyak.
semoga bisa,,
Salam
Aan Hunaifi
30 november? masih lama… hm, ingat-ingat dulu ah… saat manis-pahit berorganisasi waktu kuliah..
Sebuah tim akan menjadi sebuah kesatuan yang solid saat mereka semua diperhadapkan pada persoalan yang sama. Sebagai contoh, ketika perusahaan yang menjadi tempat pekerjaan mereka terancam melakukan PHK karena keterbatasan dana dan modal. Setiap orang yang tergabung sebagai karyawan di perusahaan tersebut pasti akan bekerja bersama-sama dan bekerja sama untuk mencegah perusahaan tersebut kolaps dengan melakukan berbagai upaya dan bekerja semaksimal mungkin akan posisi mereka tidak di-PHK. Kawan dan lawan dalam karier pun akan saling membantu karena mereka diperhadapkan pada musuh yang sama, yakni PHK.
Demikian pula dalam membina kerja sama atau bekerja sama bersama-sama dalam sebuah tim atau kesatuan. Kita harus menciptakan musuh bersama yang membuat tim tersebut solid, kokoh, dan memiliki passion yang sama. Musuh itu tidak berarti harus PHK, tetapi dapat persaingan dengan perusahaan kompetitor secara sehat, persaingan gaji, kinerja, dan lain sebagainya. Kelak upaya ini akan menjadikan kerja sama menjadi sebuah tradisi dan kebiasaan yang patut dilestarikan dari generasi ke generasi. Maka dari itu, mari kita bekerja sama dan bekerja bersama-sama dalam mencapai tujuan bersama.
Salah satu persoalan krusial yang kita hadapi ketika bekerja sama adalah kita tidak memahami isi dari pemikiran setiap orang yang tergabung dalam tim tersebut. Sebagai contoh, ketika kita membicarakan proyek A tentang B, maka setiap orang memiliki pemikirannya masing-masing. Ada bersifat setuju secara aktif, ada yang tidak setuju, namun tidak mau mengungkapkannya secara gamblang. Akibatnya, ketika proyek tersebut dijalankan, yang ada adalah ketidakkompakkan dan proyek tersebut tidak dijalankan secara maksimal oleh pihak yang menolak.
Dalam bekerja sama bersama-sama dalam tim, maka kita perlu memahami setiap karakter dan kepribadian orang yang tergabung dalam tim kita. Sebagai contoh, A ini tipe orang yang suka bergaul dan bertukar pendapat, sementara B tipe orang pemikir dan orang yang teliti. Kita harus bisa menempatkan mereka di posisi yang sesuai dengan kepribadian mereka. Kelak ketika mereka berada di posisi yang tepat, kerja sama tim akan berlangsung maksimal karena setiap komponen tim berada di posisi yang tepat. Semoga bermanfaat ya!
ikutan boss…
nama : sakti
Judul : Pengorbanan Idealisme
Alamat:http://sakti2.wordpress.com/2011/10/27/pengorbanan-idealisme/#more-384
Filosofi :
1. “Bekerjalah dengan struktur yang rapih, seperti bangunan yang kokoh.” (Q.S. As-Shaf 64:1)
2. “Kebaikan yang tidak terorganisir bisa dikalahkan oleh keburukan yang terorganisir.” (Ali bin Abi Thalib)
3. “Berpegang teguhlah dengan mengikat tali kebersamaan.” (Q.S. Ali-Imran 3: 103)
4. “Serahkan suatu pekerjaan pada ahlinya, kalau tidak tunggulah kehancurannya.” (Hikmah)
Berbicara tentang bekerja sama dan bekerja bersama-sama tidak lepas dari yang namanya Organisasi. Untuk itu, marilah kita perhatikan filosofi di bawah ini :
1.Filosofi Shalat Berjamaah: ada pemimpin dan ada yang dipimpin; shaf yang rapat dan lurus; kriteria pemimpin yang fasih, hapalan dan pengetahuan keagamaannya luas, berpengalaman.
Dari filosofi ini dapat diketahui manajemennya adalah sebagai berikut :
Shalat Berjamaah : imam berada di depan makmum; imam mengingatkan makmum ihwal kerapihan shaf; makmum mengingatkan iman ketika melakukan kesalahan; makmum tidak boleh mendahului imam; makmum yang berada tepat di belakang imam harus memiliki kriteria imam.
2.Filosofi Angkutan Kota: ada kumpulan orang, ada kerja sama, ada tujuan, ada pemimpin (Man, Money, Method, Machine, Material, Market).
Dari filosofi ini dapat diketahui manajemennya adalah sebagai berikut :
Angkutan Kota: angkot memiliki pernyataan tujuan (vision statement) karena tujuan akan menentukan trayek; supir lebih sering melihat ke depan (visioner) dibanding melihat spion ke belakang (menyesali masa lalu/bercermin pada pengalaman); supir mengatur gas (semangat, ambisi) rem (ideologi, norma) dan kemudi (tujuan).
Langkah-langkah untuk memenej Organisasi : DRIVE, STRIVE, THRIVE, ARRIVE
A.DRIVE ( Tetapkan Arah )
a.Rumuskan Visi dan Misi
b.Tetapkan Tujuan (End Of Mind / Niat ) dan Prioritas
c.Tetapkan aturan main
B.STRIVE ( Raih Efektifitas )
a.Perjelas Peran dan Tanggung Jawab
– Libatkan semua anggota
– Ungkapkan harapan
– Identifikasi potensi dan spesifikasi anggota
– Bahas tanggung jawab
b.Identifikasi Penghalang
– Komunikasi tidak jelas
– Tidak bersedia berbagi informasi
– Pertemuan tidak efektif
– Tujuan tidak realistis
– Persaingan tidak sehat
– Tidak ada kepercayaan
C.THRIVE ( Percepat Gerak / Langkah )
a.Umpan Balik
b.Manajemen Konflik
c.Berkreatifitas
d.Keputusan efektif
D.ARRIVE ( Sampai di Puncak Prestasi )
a.Pertahankan motivasi
b.Revitalisasi Pertemuan Tim
c.Buat catatan kemajuan
d.Raya kan keberhasilan
Sembilan PRINSIP :
A.PACAR :
1. P: Priority : Tentukan Prioritas Kerja
2. A: Allocation : Delegasikan tugas dengan target dan rincian yang jelas
3. C: Communication : Bangun sarana dan pola komunikasi yang efektif
4. A : Agenda : Buat agenda kerja dengan target yang SMART( Specifict, Measurable, Achievable, Rewarding, Time –framed )
5. R :Relationship : Jalin dan jaga keharmonisan hubungan antar personal, antar departemen, dan antar lembaga.
B.KISS :
6. K: Koordinasi : Jalin sistem koordinasi yang efektif
7. I : Integrasi : Balut semangat kebersamaan dan persatuan organisasi
8. S: Simplifikasi : Sederhanakan visi dan misi menjadi kerja yang operasional dan realistis.
9. S: Sinkronisasi : Sama kan visi, misi, arah dan ritme gerak organisasi
Tips dan Trik :
1.Organisasi tanpa visi bagaikan rudal tanpa kendali
2.Rencanakan apa yang hendak Anda lakukan, lakukan apa yang telah Anda rencanakan, dan evaluasi rencana dan tindakan Anda
3.Selain visi dan misi, buatlah falsafah organisasi (pencerminan misi berupa prinsip yang harus dijalankan untuk mencapai kesuksesan).
4.Kunci keberhasilan organisasi adalah bukan sama-sama bekerja tapi bekerja sama dalam satu TEAM (Together Everyone Achieves More).
5.Dalam manajemen organisasi, bukan bagaimana menciptakan SUPERMAN (seorang yang mampu mengerjakan segala sesuatu tanpa bantuan orang lain), melainkan bagaimana membangun SUPERTEAM (sebuah tim yang mampu mengerjakan segala sesuatu atas dasar kerjasama yang solid antar anggotanya).
Untuk itu marilah kita BEKERJA SAMA sangat dibutuhkan untuk memperoleh suatu KEBERHASILAN…….
XL Selalu di hati……
SEMOGA BERMANFAAT !!!!
ikut berpartisipasi ya pak…
nama : aslan sadli
judul : Bekerja Sama atau Bekerja Bersama
hp : 081826xxxx
link : http://ngikutbelajar.blogspot.com/2011/11/bekerja-sama-atau-bekerja-bersama.html
Bekerja Sama dengan Bekerja Bersama-sama
Sebagai makhluk sosial, manusia pasti membutuhkan orang lain di dalam kehidupannya. Di ranah kerja, istilah bekerja sama dan bekerja bersama-sama tentu bukan hal baru. Meski sepintas terlihat memiliki makna yang sama, tetapi ada perbedaan diantara kedua kalimat tersebut. Bekerja sama bisa dilakukan tanpa ada kontak fisik secara langsung. Contohnya kerjasama antara dua perusahaan untuk menggarap segmen pasar tertentu. Di sini, bekerja sama bisa dilakukan dari jarak jauh maupun memanfaatkan teknologi guna mencapai tujuan yang telah ditentukan. Sedangkan bekerja bersama-sama membutuhkan kehadiran secara fisik. Misalnya kerja bakti di RT/RW, menebang pohon besar yang jatuh menimpa rumah warga. Bekerja bersama-sama merupakan sebuah tindakan untuk mencapai tujuan bersama dan dilakukan melalui kontak atau kehadiran secara fisik. Tetapi, secara umum, bekerja sama dan bekerja bersama-sama memiliki tujuan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan dengan melibatkan orang lain. Baik secara langsung maupun tidak langsung. Justru bekerja sama yang dilakukan secara bersama-sama lebih cepat menuju sasaran atau target yang akan dicapai. Baik secara fisik, emosional maupun komunikasi diantara kelompok tersebut. Pekerjaan berat akan terasa ringan jika dipikul bersama-sama. Karena akan banyak ide cemerlang yang bisa digabungkan untuk menyelesaikan pekerjaan besar secara bersama-sama dengan bekerja sama. Sebaliknya, bekerja bersama-sama tanpa bekerja sama maka akan sulit mencapai tujuan yang diharapkan. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Sebuah lidi akan sulit digunakan untuk menyapu, tetapi seikat lidi dengan cepat akan membersihkan kotoran jika dipegang oleh tangan yang cekatan dan memiliki satu tujuan.
Sari Dewi Rizkyana
harapan pasti ada.. semoga bisa.. bekerja sama…bekerja bersama.. bersama bekerja.. sama-sama kerja.. kerja sama-sama..
apapun tulisanya.. intinya tetap bersama… dan bekerja..
Semut dan Lebah adalah contoh binatang yang bisa bekerja bersama-sama……
Saya ingin bercerita/berdongeng, pak.
Ada dua orang yang sedang melakukan kegiatan mendaki gunung/hiking. Di tengah perjalanan mereka menemui jalan yang mereka lewati terhalang oleh pohon yang tumbang.
“Hai, teman kira-kira mampukah aku memindahkan pohon ini, sehingga kita bisa melanjutkan perjalanan? ”
teman yang satunya mengamati pohon itu dan berkata,
” Ya, bisa saja. Asal, KAU GUNAKAN SELURUH KEMAMPUANMU, kau pasti dengan mudah dapat menyingkirkannya.”
Kemudian si anak tadi mulai memasang kuda-kuda dan berusaha memindahkan pohon tadi.
” Ah, ternyata perkiraanmu keliru, lihat aku tak dapat memindahkan pohon ini”, Keluhnya.
“Tidak, teman. Aku tidak keliru. Aku tadi berkata, kamu bisa memindahkan pohon ini asal kau GUNAKAN SELURUH KEMAMPUANMU. Namun kau tidak menggunakan semua kemampuanmu; KAU TIDAK MEMINTA BANTUANKU. ”
Akhirnya mereka berdua bisa menyingkirkan pohon tumbang itu dan bisa melanjutkan perjalanan.
==========================
Apa yang dapat kita ambil hikmah dari cerita di atas. Orang lain itu juga kemampuan kita. Kita harus sadar bahwa kita lahir sebagai makhluk sosial, makhluk yang harus bekerja bersama-sama, walaupun kadang kita merasa mampu melakukannya sendirian.
Pernah saya publikasikan juga di sini : http://hendri.blog.uns.ac.id/tunjukkan-segenap-kemampuanmu.html/
Assalamu’alaikum Bapak? saya Mirza, Ikut berpartisipasi dalam membuat sepenggal Tulisan Mengenai Kerjasama (TeamWork).
kerjasama merupakan salah satu unsur fundamental dalam mewujudkan total guality management. sebelumnya kita paham dulu, faktor-faktor apa yang mendasari perlunya dibentuk tim-tim (kelompok) dalam suatu perusahaan diantaranya:
1) Pemikiran dari 2 orang atau lebih cenderung lebih baik dari pada pemikiran satu orang saja.
2) konsep sinergi, bahwa hasil keseluruhan tim jauh lebih baik daripada anggota individual
3) setiap anggota tim dapat saling mengenal dan saling percaya, sehingga mereka dapat saling membantu
4) Kerjasama tim dapat menyebabkan komunikasi terbina dengan baik
orang-orang dalam suatu kelompok (tim) tidak secara otomatis dapat bekerja sama. seringkali tim tidak dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan. ada beberapa yang menyebabkan itu terjadi, diantaranya:
1. identitas pribadi anggota tim.
suatu tim tidak dapat berjalan efektif bila anggotanya belum
merasa cocok dengan tim tersebut.
2. Hubungan antara anggota Tim
agar setiap anggota dapat bekerja sama, mereka harus
saling mengenal dan berhubungan. untuk itu dibutuhkan
waktu bagi anggota yang berasal dari berbagai latarbelakang
tersebut agar saling membantu dan bekerja sama.
3. Identitas tim di dalam organisasi
fakktor ini terdiri dari dua aspek. 1) kesesuaian tim dlm
organisasi, ini menyangkut apakah misi merupakan prioritas
dalam perusahaan, dan apakah tim mendapat dukungan dari
manajemen puncak. 2) pengaruh keanggotaan dalam tim
tertentu terhadap hubungan dengan anggota di luar tim.
menurut pendapat King (dalam fandy Tjiptono, 2003), menganjurkan ada 10 strategi perintah tim (ten Team Commandments) untuk meningkatkan kinerja tim dalam rangka mencapai tujuan organisasi, diantaranya:
1. saling Ketergantungan
diperlukan di antara anggota tim dalam hal informasi, sumber
daya, pelaksanaan tugas dan dukungan. adanya saling keter
gantungan dpt memperkuat kebersamaan tim.
2. Perluasan Tugas
setiapp tim harus diberi tantangan, karena reakti terhadap
tantangan akan membentuk semangat persatuan,
kebanggaan dan kesatuan tim.
3. Penjajaran (alignment)
setiap anggota tim harus bersedia menyisihkan sikap
individual dalam rangka mencapai misi bersama
4. Bahasa Yang Umum
Pemimpin tim harus mengusahakan penggunaan bahasa yg
umum, karena biasanya anggota tim berasal dari departemen
yang berbeda.
5. Kepercayaan/respek
dibutuhkan waktu dan usaha untuk membentuk kepercayaan
dan respek agar setiap anggota tim dpt bekerja sama
6. Kepemimpinan
pemimpin yang baik harus dapat memperhatikan bakat
tertentu setiap anggota tim.
7. Keterampilan pemecahan Masalah
tim harus banyak menggunakan waktunya untuk membina
kemampuan anggotanya dalam memecahkan masalah, karena
masalah merupakan hal yg selalu dihadapai oleh organisasi
8. Keterampilan dalam menangani konflik
dalam lingkungan kerja yang high pressure dan kompetitif,
konflik merupakan hal yang tidak terelakkan. perbedaan pen
dapat adalah hal yang wajar. oleh karena itu dibutuhkan kete
rampilan dlm menerima perbedaan pendapat dan menyampai
kan ketidaksetujuan terhadap pendapat orang lain tanpa hrs
menyakiti hati orang yang bersangkutan.
9. Penilaian/Tindakan
penilaian dilakukan untuk membantu dan membandingkan apa
yang telah dilakukan dengan pernyataan misi dan rencana
tindakan yang ada. rencana tindakan berisi tujuan, sasaran,
jangka waktu, dan penugasan, serta tanggung jawab setiap
anggota.
10. Perayaan
kesuksesan yang dicapai suatu tim yang efektif dapat diper
kuat dengan jalan merayakannya. penghargaan dan penga
kuan atas tugas yg terlaksana dengan baik akan memotivasi
anggota tim untuk bekerja lebih giat dan tangkas dlm rangka
mencapai tujuan berikutnya.
sekian penjelasan konsep mengenai kerjasama, smoga bermanfaat bagi yg membacanya. atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih banyak.
wah boleh ni pak sedikit curhat,, hehe
ngomong ngomong tentang bekerja sama bersama-sama saya ke’inget waktu saya waktu d’semester 3 di kampus ketika angkatan saya 2009 menjadi panitia dan angkatan 2010 menjadi peserta dalam acara MAKRAB Fakultas Ekonomi.
langsung ajah nih kita ke awal kisah kira-kira sekitar bulan november 2010 lalu BEMFE memberikan kabar kepada angkatan 2009 untuk segera bikin forum buat pembentukan panitia makrab. nah pada waktu itu sumpah saya tuh bisa di bilang mahasiswa kupu-kupu (kuliah trus pulang-kuliah trus pulang) hehe maklum ngirit uang jajan, ketika itu saya mendapat sms dari teman se-angkatan dengan saya yang isinya kira-kira begini ” pemberitahuan buat anak 2009 besok ada forum untuk pembentukan susunan panitia MIKAMI (Minggu keakraban fakultas ekonomi) jam 3 sore di PKM (Pusat Kegiatan Mahasiswa) di harapkan kehadirannya. trims by : BEMFE.” nah dari sms tersebut saya penasaran juga nih tentang organisasi dalam kampus tuh kaya apa sih,, hehehe jujur gak pernah ikut organisasi selama masa sekolah.
keesokan harinya saya ikut hadir dalam forum tersebut tapi sedikit telat sih dateng’a, ketika saya masuk dalam ruangan forum tersebut saya sempet ragu nih soalnya banyak juga yang hadir, kira-kira ada sekitar 50an mahasiswa angkatan 2009 fakultas ekonomi dan beberapa anggota dari BEMFE dan HMJ dari pihak jurusan akuntansi dan jurusan manajemen yang mana katanya sih kehadirannya itu di butuhkan sebagai syarat sahnya pembentukan panitia MAKRAB, langsung saja saya masuk setelah memberi salam dan duduk di bangku paling belakang dan terpojok,, hehe bisa dibilang tempat duduk favorit.
dalam permulaan forum ada satu pertanyaan nih yang gak sengaja saya mengacungkan tangan ke atas yaitu ” siapa yang bersedia menjadi ketua dalam acara MAKRAB”,, hehehe sebenernya sih bukannya gak sengaja tapi iseng aja soalnya gak ada yang mau mengacungkan tangan ke atas. setelah saya mengacungkan tangan saya di panggil ke depan oleh teman saya yang memberikan pertanyaan tersebut lalu teman saya bertanya hal yang sama lagi kepada teman-teman yang hadir dalam forum, tapi tetep aja gak ada yang bersedia mengacungkan tangannya. kemudian teman saya yang bertanya tadi memberikan masukan agar ada perwakilan 1 orang dari setiap jurusan untuk jadi ketua maka di pilihlah teman saya yang hanya dari jurusan manajemen afif namanya orangnya sih katanya pinter makanya dia di pilih, dan kenapa saya bilang hanya dari jurusan manajemen??? karena klo perwakilan dari jurusan akuntansinya sudah ada kandidatnya yaitu saya sendiri,, hehehe
setelah kandidat calon ketua MAKRAB sudah terpilih maka dilakukanlah voting, dan ternyata hasil dari voting tersebut gak terlalu jauh perbandingannya yaitu hanya selisih 3 suara tahukah siapa yang terpilih??? ternyata yang terpilih adalaaah saya,, huft padahal saya berharap gak terpilih karena alasan saya mengacungkan tangan pun sudah jelas yaitu cuma iseng dan saya pun menjelaskan kepada teman-teman tapi tetep aja teman-teman ingin saya yang jadi ketuanya dalam acara MAKRAB nanti. “okelah klo emang temen-temen percaya sama saya,” kata saya sedikit gugup.
disinilah sebenarnya awal kisah bekerja sama bersama-sama,, hehehe cerita yang di atas tuh sebagai pendahuluan aja.
lanjut saja cerita di atas setelah fix saya yang jadi ketua MAKRAB, saya merasa bangga sekaligus bingung, saya bangga karena sebelumnya saya gak pernah ikut dalam organisasi apapun tapi se kalinya saya ikut malah langsung jadi ketua dan di sini saya merasa bingung karena saya sebelumnya gak di bekali pengalaman berorganisasi dan biasanya kalo melakukan sesuatu saya biasa melakukan sendiri tapi saya tetep yakin dan berkata ” kalo yang lain bisa kenapa saya gak” ternyata beberapa hari kemudian saya sempet depresi atas tanggung jawab yang di berikan BEMF kepada saya untuk mengurus acara ini sehingga status saya pun berubah yang dari mahasiswa kupu-kupu kini sudah harus aktif dalam organisasi, saya pun menyadari bahwa gak mudah memikul amanah menjadi pemimpin dan sadar betul bahwa dalam organisasi itu gak bisa kita berjalan sendiri tanpa partner. akhirnya susunan panitia pun sudah terbentuk beserta job desk dari masing-masing panitia dan penetapan tanggal acaranya pun sudah di sepakati bersama-sama dalam rapat, sebelum hari H tentunya sudah ada persiapan dari panitia agar acara yang akan di buat berlangsung dengan lancar sesuai harapan. dari mulai divisi perlengkapan, akomodasi, kesekretariatan, humas, keamanan bahkan konsumsi kami semua mendapat sebuah pembelajaran baru yang nyata dimana pelajaran mata kuliah yang biasa di lakukan di kelas kini di aplikasikan. sebagai contoh bagaimana kita bernegoisasi dengan orang yang sebelumnya kita kenal, bagaimana kita bersikap dalam menentukan pengambilan keputusan dan banyak ilmu yang kami dapat dan tentunya sesuatu yang terasa berat bila di lakukan oleh individu ternyata sangatlah ringan bila dilakukan bersama-sama seperti halnya bertukar pikiran, menggabungkan beberapa pendapat dan menentukan pilihan secara bersama-sama.
tibalah hari H dimana acara yang telah di rencanakan sedang belangsung, disinilah terlihat jelas kekompakan suatu organisai dalam sebuah acara dimana koordinator dari setiap divisi bersama anggota-anggotanya bekerja sesuai job desknya masing-masing dan terjalinnya komunikasi yang baik dari setiap panitia.
capek,susah, resah, kesal itulah gambaran yang terlihat dari setiap panitia di saat acara belangsung dan di puncak acara panitia baru merasakan kelegaan sekaligus kepuasan yang tak ternilai dengan hasil kerja selama acara berlangsung.
dan di rapat akhir sekaligus pembubaran panitia kami saling berbagi cerita selama di acara sambil tertawa entah puas atas hasil kerja atau lega karena sudah melewati acara tersebut.
sekian curhatan dari saya,, hehehe dengan catatan United we stand, devided we fall..
trimakasih pak,,, akhir kata bersama XLangkah Lebih Maju
Judul : filosofi sabun
URL: http://fadly22.blogspot.com/2011/11/filosofi-sabun.html
Telp : 087877147xxx
Saya ingin berbagi tentang kerjasama yang tengah saya lakukan,sebagai siswa SMA kelas 12 saya bersama rekan-rekan satu sekolah saling bekerjasma dalam kegiatan belajar untuk mengahadapi Ujian Nasional dan Ujian SNMPTN tahun 2012 besok.Dalam kerjasama ini kami menerapkan SOS(Sharing Organized System),yaitu suatu system berbagi yang terorganisir,dalam sistem sharing ini yang dilakukan adalah:
• Comprehension sharing (Berbagi pemahaman)
Maksudnya yaitu berbagi pemahaman mengenai suatu materi pelajaran ,misalkan ada yang pemahamannya aik atau katkanlah jago dalam pelajaran fisika tapi lemah dalam biologi,sedangkan yang lainnya ada yang jago di biologi tapi lemah di fisika.Dengan Comprehension Sharing ini maka dapat saling melengkapi dalam pemahaman setiap pelajaran.
• Material sharing (Berbagi bahan)
Maksudnya yaitu berbagi bahan ajar yang dimiliki yang bisa berupa buku paket materi,buku soal-soal latihan,dsb.Dalam hal ini misalkan ada yang memiliki bahan ajar paket pelajaran Matematika kelas 11 tapi tidak memiliki buku paket Matematika kelas 12,sedangkan yang lainnya memiliki buku paket matematika kelas 12 tapi tidak memiliki buku paket kelas 11,dengan Material Sharing ini maka dapat saling melengkapi bahan ajarnya dengan cara bertukar pakai.
Selain itu juga dalam Sistem Sharing ini juga diterapkan Sharing Organized,maksudnya yaitu sharing atau berbagi pemahaman maupun bahan ajar ini dilakukan secara terorganisir.Dalam hal ini misalnya dalam berbagi pemahaman dijadwalkan tiga kali pertemuan dalam satu minggu dan tiap peratemuan ini ada tiga orang yang berbagi pemahamannya dalam pelajaran yang dikuasai masing-masing,sedangkan dalam berbagi atau betukar bahan ajar maka waktu berbaginya dibatasi yaitu selama3 minggu,hal ini agar setiap anggota memiliki kesempatan memegang semua bahan ajar sehingga bisa menambah pemahamannya.
Dengan SOS ini diharapkan bisa membuat kami lebih memahami semua materi pelajaran terutama yang diujikan dalam Ujian Nasional maupun Ujian SNMPTN sehingga kami siap mengahadapinya dan mendapatkan hasil yang optimal dan memuaskan.aminnn
Bekerja Sama Secara Bersama-sama
Bekerja sama memiliki cakupan yang luas di dalam hubungan antara manusia. Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda (28 Oktober) dan Hari Pahlawan (10 November). Istilah bekerja sama dan bekerja bersama-sama seakan menjadi simbol dan pembuktian jika kerjasama yang apik pasti akan menghasilkan sebuah karya yang bermanfaat secara positif. Para pemuda pendahulu secara aklamasi berikrar satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa Indonesia. Para pejuang dengan gagah berani mempertahankan kemerdekaan dengan mengorbankan harta benda serta jiwa raga di dalam kelompok-kelompok besar maupun kecil yang sering disebut sebagai gerilyawan oleh pihak penjajah. Hasilnya, dengan kerja sama dan bekerja bersama-sama, maka bisa mendatangkan sebuah manfaat yang sampai sekarang bisa dinikmati oleh anak cucunya.
Di sisi lain, istilah bekerja sama dan bekerja bersama-sama kerap disalah artikan sebagai sebuah konspirasi. Ketika para petinggi negeri ini secara berjamaan melakukan korupsi, bukankah itu juga kerja sama, meskipun dalam sisi negatif. Terlepas dari hitam putih kerja sama tentu akan membentuk sebuah kekuatan, tetapi bukan sebuah tirani karena di dalam kerja sama diperlukan sebuah kebersamaan untuk melakukan pekerjaan secara bersama-sama. Konsep ini bisa diadopsi di berbagai bidang dan tataran kehidupan masyarakat.
Saya tersentuh melihat sekelompok Abang Becak yang dengan tertib mengatur becaknya untuk mendapat giliran saat menunggu penumpang di pinggiran jalan. Sepele bukan? Tetapi dari situ bisa ditarik kesimpulan jika mereka sedang melakukan kerja sama dan bekerja bersama-sama untuk mengumpulkan rupiah hasil dari kucuran keringat mengantarkan penumpang dengan becaknya. Bagaimana jadinya jika mereka tidak tertib dan saling berebut, yang memiliki tenaga kuat bisa saja mendapatkan jatah lebih banyak, sementara yang lain hanya bisa menonton sambil menangis jika mengingat anak istrinya dirumah sedang menunggu periuk nasi kosong. Mungkin para akademisi terlalu banyak menyimpulkan arti kerja sama dan bekerja sama dengan berbagai teori yang rumit untuk dipahami oleh masyarakat awam. Tetapi, bukankah para akademisi tersebut sebetulnya sedang bekerja sama dan bekerja bersama-sama untuk menyatukan pendapat masing-masing ke dalam buku, makalah dan sebagainya.
Bekerja sama dan bekerja bersama-sama bagi saya adalah sesuatu yang harus dilakukan untuk mencapai sebuah tujuan positif.
Wildan Ari Wicaksono
TEAM (Together Everyone Achieve More)
Selentingan singkatan pada judul diatas diambil dari buku karangan Ippho Santosa yang berjudul “10 Jurus Terlarang”. Ini menjadi inspirasi bagi semua orang bahwa kerjasama dalam suatu tim mutlak harus terwujud dengan solid agar tujuan besama dapat tercapai. Seorang individu yang menyelesaikan tugasnya sendirian, terkadang akan kesulitan dan membutuhkan waktu lama agar pekerjaannya selesai. Belum lagi waktunya bisa molor dan hasilnya tidak optimal. Berbeda bila suatu pekerjaan diselesaikan oleh beberapa orang, maka waktu penyelesaiannya akan memakan waktu lebih singkat dan hasilnya bisa optimal karena waktu yang tersisa bisa digunakan untuk sharing dan evaluasi serta improvement (perbaikan) dari hasil kinerjanya.
Inilah sedikit gambaran dari pentingnya fungsi teamwork (kerjasama). Contoh paling sederhana yaitu sepeda motor. Simpel saja, mampukah sepeda motor berjalan tanpa roda, gear, dan bensin? Coba saja salah satu diantaranya dihilangkan, tentunya mesin tidak akan hidup dan alhasil motor tak akan bisa berjalan. Ya, mesinpun akan bekerjasama dalam suatu sistem yang terpadu untuk bisa menjalankan sepeda motor. Sama seperti peran dalam organisasi atau perusahaan, tanpa kerjasama yang baik dalam sistem, tentu kinerja perusahaan akan compang camping dan carut marut dalam mencapai tujuan.
Saat ini, kerjasama merupakan suatu hal yang lumrah dan mudah diucapkan tapi gampang-gampang susah dilaksanakan dengan solid. Idealisme dan pemikiran yang berbeda-beda terkadang menjadi kendala tercapainya kata “ONE GOAL”. Tapi inilah kerjasama, yaitu diperlukan suatu PENGORBANAN demi tujuan bersama. Mencapai target korporasi dengan tidak mengedepankan ego pribadi untuk kepentingan sesaat. Menanamkan gotong royong dan bahu membahu saling membantu merupakan kewajiban dan tugas utama kita. Bukankah “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.” Begitu pula implikasi dengan tubuh perusahaan atau organisasi, “Sebaik-baik cara untuk mencapai tujuan perusahaan atau organisasi adalah dengan membentuk suatu TEAMWORK yang solid sehingga terbentuklah semangat dalam atmosfer TEAM (Together Everyone Achieve More)”.
Firmansyah Wahyudiarto
[...] 2011 Comment: No Comments » TweetTeman-teman, terimakasih atas partisipasinya dalam kuis bekerja sama bersama-sama, untuk periode 19 Oktober 2011 – 30November 2011. Mudah-mudahan kontribusi teman-teman di [...]
[...] di blog saya pada periode 19 Oktober 2011 hingga 30 November 2011. Dan selamat kepada 2 pemenang Kuis Bekerja Sama Bersama-sama [...]
Wah,,,, telaaat banget Neh aku,,,,